Drama di Gelora BJ Habibie: Thom Haye Bawa Persib Bandung Ungguli PSM Makassar di Babak Pertama

Hisan Halibin | KabarHarian
17 May 2026, 20:08 WIB
Drama di Gelora BJ Habibie: Thom Haye Bawa Persib Bandung Ungguli PSM Makassar di Babak Pertama

KabarHarian — Atmosfer panas menyelimuti Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, saat dua kekuatan besar sepak bola Indonesia, PSM Makassar dan Persib Bandung, bertemu dalam lanjutan pekan ke-33 Super League musim 2025/2026. Pertandingan yang diprediksi akan berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan ini benar-benar menyuguhkan drama tingkat tinggi bagi para pencinta sepak bola nasional. Meski bertindak sebagai tuan rumah dan mendapat dukungan penuh dari suporter fanatiknya, Juku Eja harus menerima kenyataan pahit tertinggal 0-1 dari sang tamu, Maung Bandung, di paruh pertama laga.

Dominasi Awal Juku Eja yang Berujung Buntu

Memasuki lapangan dengan motivasi tinggi untuk mengamankan poin penuh di kandang, PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan. Di bawah arahan caretaker Ahmad Amiruddin, Pasukan Ramang mencoba mengurung pertahanan Persib sejak menit-menit awal. Pola serangan yang dibangun dari sisi sayap melalui kecepatan Rizky Eka dan Victor Dethan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan lawan yang dikawal oleh duet Patricio Matricardi dan Kakang Rudianto.

Peluang emas pertama bagi tuan rumah tercipta sangat dini, tepatnya pada menit ke-3. Berawal dari skema bola mati yang menjadi andalan PSM, bek jangkung Yuran Fernandes berhasil merangsek maju ke kotak penalti. Yuran melepaskan sebuah sontekan akrobatik setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Teja Paku Alam. Namun, keberuntungan belum berpihak pada publik Parepare; bola hasil sontekannya masih melambung tipis di atas mistar gawang, menyisakan helaan napas panjang dari tribun penonton.

Baca Juga Teror Berdarah di Sungai Mandar: Menelusuri Akar Konflik Manusia dan Buaya di Polewali Mandar
Teror Berdarah di Sungai Mandar: Menelusuri Akar Konflik Manusia dan Buaya di Polewali Mandar

Sihir Thom Haye dan Efektivitas Maung Bandung

Persib Bandung yang datang dengan skema matang di bawah asuhan asisten pelatih Igor Tolic tidak tinggal diam. Setelah sempat tertekan di sepuluh menit pertama, Maung Bandung perlahan mulai menemukan ritme permainannya. Pada menit ke-7, tim tamu memberikan sinyal bahaya pertama mereka. Berguinho mengirimkan umpan silang akurat ke jantung pertahanan PSM, namun Ramon Tanque yang mencoba menyambut dengan sundulan belum mampu mengarahkan bola secara sempurna ke gawang Hilmansyah.

Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-32. Melalui sebuah skema serangan balik yang terorganisir dengan rapi, Persib berhasil membongkar rapatnya lini belakang PSM. Kerja sama satu-dua yang apik di sisi kanan pertahanan tuan rumah melibatkan Eliano Reijnders yang tampil sangat cerdas di laga ini. Eliano melihat pergerakan Thom Haye yang berdiri bebas di tepi kotak penalti.

Tanpa kontrol lama, Thom Haye melepaskan tendangan keras mendatar yang menghujam pojok bawah gawang. Hilmansyah sudah berupaya meregangkan tubuhnya untuk menjangkau bola, namun kecepatan dan akurasi tembakan sang gelandang timnas tersebut tak terbendung. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Persib Bandung, sebuah gol yang seketika membungkam gemuruh Stadion Gelora BJ Habibie.

Baca Juga Menakar Keadilan di Jalanan Makassar: Jejak Brutal Begal dan Kontroversi Larangan Tembak di Tempat
Menakar Keadilan di Jalanan Makassar: Jejak Brutal Begal dan Kontroversi Larangan Tembak di Tempat

Tembok Kokoh Persib dan Frustrasi Lini Depan PSM

Tertinggal satu gol membuat PSM Makassar semakin agresif. Mereka mencoba meningkatkan intensitas serangan dengan menekan lebih tinggi ke area pertahanan Persib. Sheriddin Boboev berkali-kali mencoba mencari celah, namun solidnya koordinasi antara Julio Cesar dan Kakang Rudianto membuat setiap upaya Juku Eja selalu mentah sebelum masuk ke zona berbahaya.

Di sisi lain, Persib justru terlihat lebih berbahaya melalui serangan-serangan transisi. Ramon Tanque menjadi momok menakutkan bagi Yuran Fernandes dan Aloisio Neto. Pergerakan tanpa bola pemain asal Brasil ini sering kali menarik bek PSM keluar dari posisinya, membuka ruang bagi pemain lini kedua seperti Adam Alis atau Frans Putros untuk merangsek masuk.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, PSM Makassar masih belum mampu mencari kunci untuk membongkar pertahanan berlapis Persib. Keunggulan 1-0 bagi tim tamu tetap bertahan, meninggalkan pekerjaan rumah yang sangat besar bagi staf pelatih PSM di ruang ganti.

Daftar Susunan Pemain Kedua Tim

Strategi yang diterapkan kedua tim dalam laga ini menunjukkan ambisi besar untuk meraih kemenangan di penghujung musim. Berikut adalah daftar pemain yang turun sejak menit pertama:

Baca Juga Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ di Ternate: Antara Dalih Keamanan dan Belenggu Kebebasan Ekspresi
Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ di Ternate: Antara Dalih Keamanan dan Belenggu Kebebasan Ekspresi
  • PSM Makassar (4-3-3): Hilmansyah (GK); Victor Luiz, Dusan Lagator, Yuran Fernandes, Aloisio Neto; Ananda Rehan, Resky Fandi, Savio Roberto; Rizky Eka, Sheriddin Boboev, Victor Dethan.
    Caretaker: Ahmad Amiruddin
  • Persib Bandung (4-3-3): Teja Paku Alam (GK); Patricio Matricardi, Kakang Rudianto, Eliano Reijnders, Julio Cesar; Thom Haye, Adam Alis, Frans Putros; Berguinho, Uilliam Barros, Ramon Tanque.
    Asisten Pelatih: Igor Tolic

Analisis Taktis: Perang Strategi di Garis Tepi

Secara taktis, Persib Bandung terlihat lebih unggul dalam efisiensi penguasaan bola. Meski PSM menguasai jalannya laga di awal, Persib lebih cerdik dalam memanfaatkan celah yang ditinggalkan saat pemain PSM terlambat melakukan transisi dari menyerang ke bertahan. Peran Thom Haye di lini tengah menjadi kunci sentral; ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi jenderal lapangan tengah yang mengatur tempo permainan.

Sementara itu, PSM Makassar tampak terlalu bergantung pada bola-bola panjang yang diarahkan kepada Sheriddin Boboev. Strategi ini mudah dibaca oleh lini belakang Persib. Untuk bisa membalikkan keadaan di babak kedua, PSM membutuhkan variasi serangan yang lebih kreatif, mungkin dengan memasukkan tenaga baru di lini tengah untuk memecah dominasi Thom Haye dan Adam Alis.

Baca Juga Jadwal dan Besaran Gaji 13 Pensiunan PNS 2026: Simak Rincian Lengkap dan Estimasi Pencairannya
Jadwal dan Besaran Gaji 13 Pensiunan PNS 2026: Simak Rincian Lengkap dan Estimasi Pencairannya

Pertandingan di babak kedua dipastikan akan semakin memanas. Juku Eja tidak punya pilihan selain bermain habis-habisan untuk menghindari kekalahan di depan publik sendiri, sementara Persib akan berusaha mempertahankan atau bahkan menambah keunggulan untuk mengamankan posisi mereka di klasemen Super League 2025/2026 yang kian kompetitif.

Hisan Halibin

Hisan Halibin

Pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi kabarharian. Berpengalaman dalam jurnalisme digital dan manajemen media. Fokus pada akurasi data dan penyajian berita yang edukatif bagi pembaca.

Load more article →

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *