Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Prediksi Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Diguyur Hujan Berdurasi Lama Sore Hingga Malam Ini

Siska Amelia | KabarHarian
23 May 2026, 18:08 WIB
Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Prediksi Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Diguyur Hujan Berdurasi Lama Sore Hingga Malam Ini

KabarHarian — Dinamika cuaca di wilayah Sumatra Utara (Sumut) nampaknya sedang menunjukkan sisi yang kurang bersahabat bagi para penduduk yang merencanakan aktivitas di luar ruangan. Berdasarkan pantauan terbaru dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, sebagian besar wilayah di provinsi ini, termasuk Kota Medan, diprediksi akan menghadapi guyuran hujan dengan intensitas yang bervariasi mulai dari sore hingga malam hari ini, Sabtu (23/5/2026).

Kondisi atmosfer yang tidak menentu ini memicu peringatan dini bagi masyarakat, terutama karena durasi hujan yang diperkirakan akan berlangsung cukup lama. Fenomena ini bukan sekadar gerimis sesaat, melainkan pola cuaca yang menuntut kewaspadaan ekstra terhadap potensi dampak lingkungan yang mungkin timbul.

Rincian Wilayah Terdampak Hujan di Sore Hari

Memasuki waktu sore hari, langit di atas Sumatra Utara diprediksi akan mulai menggelap. Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah I Medan, Putri Diana, memaparkan bahwa potensi hujan ringan akan menyebar secara luas di berbagai kabupaten dan kota. Beberapa wilayah yang masuk dalam radar potensi hujan ringan ini meliputi Pakpak Bharat, Pematang Siantar, Langkat, hingga wilayah ibu kota provinsi, yakni Kota Medan.

Baca Juga Misteri Penyusup di Balik Kericuhan Demo Aceh: Jejak Provokator dan Penurunan Bendera Merah Putih yang Menuai Polemik
Misteri Penyusup di Balik Kericuhan Demo Aceh: Jejak Provokator dan Penurunan Bendera Merah Putih yang Menuai Polemik

Tidak hanya itu, Deli Serdang, Binjai, Serdang Bedagai (Sergai), Batu Bara, Asahan, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara (Labura), Dairi, dan Tapanuli Utara (Taput) juga diprediksi tidak akan luput dari sentuhan hujan ringan. Sebaran yang cukup merata ini menunjukkan adanya konsentrasi awan hujan yang signifikan di bagian timur hingga ke wilayah pegunungan Sumatra Utara.

Lebih lanjut, data dari BBMKG menunjukkan bahwa wilayah lain seperti Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Labuhan Batu Selatan (Labusel), Mandailing Natal (Madina), dan Toba juga berpotensi mengalami hujan dengan skala ringan. Masyarakat di wilayah ini diharapkan tetap membawa perlengkapan pelindung seperti payung atau jas hujan jika harus beraktivitas di ruang terbuka.

Waspada Intensitas Hujan Sedang di Dataran Tinggi

Meskipun banyak wilayah diprediksi hanya akan mengalami hujan ringan, BMKG juga memberikan catatan khusus bagi beberapa daerah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang. Wilayah-wilayah ini mayoritas berada di area dataran tinggi dan lereng pegunungan, yang secara geografis memang lebih rentan terhadap pembentukan awan konvektif.

Baca Juga Dominasi Berakhir: Pep Guardiola Ucapkan Selamat pada Arsenal yang Sah Menjadi Raja Baru Liga Inggris
Dominasi Berakhir: Pep Guardiola Ucapkan Selamat pada Arsenal yang Sah Menjadi Raja Baru Liga Inggris

Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan (Humbahas), Karo, Padang Lawas Utara (Paluta), Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Tapanuli Utara diperkirakan akan menghadapi curah hujan yang lebih deras. Hujan dengan intensitas sedang ini, jika berlangsung dalam waktu lama, seringkali menjadi pemicu utama berkurangnya jarak pandang dan jalanan yang licin, sehingga para pengendara di lintasan Sumatra diimbau untuk lebih berhati-hati.

Prediksi Cuaca Malam Hari: Hujan Masih Bertahan

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk menghabiskan malam minggu di luar rumah, ada baiknya untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut. BMKG mencatat bahwa kondisi langit berawan hingga hujan ringan masih akan menyelimuti sebagian besar wilayah Sumut hingga malam hari.

Wilayah-wilayah seperti Paluta, Samosir, Simalungun, Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo, Asahan, Batu Bara, Dairi, Labura, Labusel, dan Labuhan Batu diprediksi masih akan tetap lembap oleh hujan ringan. “Kondisi berawan dan potensi hujan ini diperkirakan tetap bertahan di beberapa titik strategis, sehingga kewaspadaan jangan sampai kendor,” ujar Putri Diana dalam keterangannya.

Baca Juga Misi Penyelamatan Nyawa Guntur Sugoro: Antara Prosedur Medis dan Bayang-bayang Biaya Operasi yang Menghantui
Misi Penyelamatan Nyawa Guntur Sugoro: Antara Prosedur Medis dan Bayang-bayang Biaya Operasi yang Menghantui

Hujan ringan juga diprediksi akan menyapa warga di Humbahas, Pematang Siantar, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Madina, Padang Lawas (Palas), dan Tapanuli Tengah (Tapteng). Sementara itu, daerah seperti Asahan, Langkat, Sergai, Tapsel, Taput, dan Toba kemungkinan besar akan menghadapi hujan dengan intensitas sedang pada malam hari. Hal ini menandakan bahwa sistem cuaca di wilayah-wilayah tersebut cukup stabil untuk memproduksi curah hujan yang berkelanjutan dari sore hingga larut malam.

Data Teknis: Suhu Udara dan Kelembapan

Secara teknis, parameter cuaca di Sumatra Utara saat ini menunjukkan angka yang cukup ekstrem dalam hal kelembapan. Suhu udara di wilayah ini diperkirakan akan berkisar antara 14 hingga 33 derajat Celcius. Suhu terendah biasanya mencakup wilayah-wilayah dataran tinggi seperti Berastagi atau kawasan Danau Toba, sementara suhu tertinggi tetap mendominasi wilayah pesisir dan perkotaan seperti Medan dan sekitarnya.

Tingkat kelembapan udara berada di angka yang sangat tinggi, berkisar antara 75 hingga 99 persen. Kelembapan yang nyaris mencapai titik jenuh ini menjadi indikator kuat mengapa potensi hujan berdurasi lama sangat mungkin terjadi. Sementara itu, angin diprediksi bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan yang relatif tenang, yakni sekitar 4 hingga 7 km per jam.

Baca Juga Mengupas Mitos Tempe dan Asam Urat: Benarkah Si Protein Nabati Ini Menjadi Biang Kerok Nyeri Sendi?
Mengupas Mitos Tempe dan Asam Urat: Benarkah Si Protein Nabati Ini Menjadi Biang Kerok Nyeri Sendi?

Peringatan Bencana Hidrometeorologi

Hal yang paling ditekankan oleh BMKG dalam rilis cuaca kali ini adalah potensi munculnya bencana hidrometeorologi. Istilah ini merujuk pada bencana yang dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim, seperti banjir di wilayah perkotaan, banjir luapan sungai, hingga tanah longsor di wilayah perbukitan.

“Kami mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi hujan ringan yang dapat terjadi dalam waktu lama. Durasi yang panjang ini bisa menjenuhkan tanah dan meningkatkan volume debit air secara drastis, yang pada akhirnya dapat menyebabkan banjir dan longsor,” tegas pihak BBMKG.

Mengingat topografi Sumatra Utara yang beragam, ancaman longsor menjadi perhatian utama di wilayah jalur lintas yang membelah pegunungan Bukit Barisan. Di sisi lain, Kota Medan dan Deli Serdang yang memiliki pemukiman padat perlu mengantisipasi terjadinya genangan air akibat drainase yang mungkin tidak mampu menampung curah hujan yang turun terus-menerus.

Kabar Baik: Sumatera Utara Nihil Titik Panas

Di tengah peringatan mengenai hujan lebat, terdapat satu kabar positif terkait kondisi lingkungan di Sumatra Utara. Berdasarkan pantauan sensor satelit, saat ini tidak terdeteksi adanya titik panas atau hotspot di seluruh wilayah provinsi. Hal ini menandakan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berada pada level yang sangat rendah.

Baca Juga Keberanian Halimah: Kisah Guru Ngaji di Deli Serdang yang Membongkar Sarang Narkoba Demi Selamatkan Generasi
Keberanian Halimah: Kisah Guru Ngaji di Deli Serdang yang Membongkar Sarang Narkoba Demi Selamatkan Generasi

Kondisi ini tentu memberikan napas lega bagi kualitas udara di Sumatra Utara, yang tetap terjaga dalam kategori baik hingga sedang. Konsentrasi air yang melimpah dari langit secara alami membantu membasahi lahan-lahan gambut dan area terbuka, sehingga mencegah potensi percikan api yang bisa memicu kebakaran.

Tips Menghadapi Cuaca Hujan dari KabarHarian

Sebagai langkah antisipasi bagi pembaca setia KabarHarian, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi prakiraan cuaca hari ini:

  • Pantau Saluran Drainase: Pastikan saluran air di sekitar tempat tinggal Anda tidak tersumbat oleh sampah agar air hujan dapat mengalir lancar.
  • Persiapkan Cadangan Energi: Hujan lebat seringkali disertai dengan gangguan pada jaringan listrik. Pastikan perangkat komunikasi Anda terisi penuh.
  • Hindari Berteduh di Bawah Pohon: Saat hujan mulai turun, hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame guna menghindari risiko tumbang atau sambaran petir.
  • Periksa Kendaraan: Pastikan ban dan sistem pengereman kendaraan Anda dalam kondisi prima, mengingat jalanan akan menjadi sangat licin.
  • Siapkan Tas Siaga: Bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau longsor, tidak ada salahnya menyiapkan dokumen penting dalam wadah kedap air.

BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca secara real-time dan akan memberikan pembaruan jika terjadi perubahan signifikan pada pola pergerakan awan hujan. Tetaplah waspada dan pastikan keselamatan menjadi prioritas utama di tengah cuaca yang kurang menentu ini.

Siska Amelia

Siska Amelia

Penulis konten kreatif yang mengkhususkan diri pada topik gaya hidup, tren media sosial, dan pariwisata lokal. Siska fokus menghadirkan sisi humanis dan inspiratif dari setiap peristiwa harian.

Load more article →

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *