Kado Hardiknas 2026: Gubsu Bobby Nasution Instruksikan Kenaikan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu dan GTT Setiap Tahun

Siska Amelia | KabarHarian
02 May 2026, 18:08 WIB
Kado Hardiknas 2026: Gubsu Bobby Nasution Instruksikan Kenaikan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu dan GTT Setiap Tahun

KabarHarian — Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Provinsi Sumatera Utara tidak hanya menjadi ajang seremoni belaka, namun membawa angin segar bagi ribuan tenaga pendidik di wilayah tersebut. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara tegas menginstruksikan jajarannya di Dinas Pendidikan untuk memprioritaskan kesejahteraan guru dengan merancang kenaikan gaji secara berkala setiap tahunnya. Kebijakan ini menyasar para guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) serta Guru Tidak Tetap (GTT) yang selama ini menjadi tulang punggung pendidikan di pelosok daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bobby Nasution saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Gebyar dan Expo Hardiknas 2026 yang dipusatkan di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (2/5/2026). Di hadapan ribuan peserta yang terdiri dari guru, siswa, dan praktisi pendidikan, Bobby menekankan bahwa nasib guru harus menjadi indikator utama keberhasilan pembangunan di sektor sumber daya manusia.

Komitmen Nyata bagi Kesejahteraan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Dalam pidatonya yang bernada emosional namun tegas, Bobby menyoroti adanya ketimpangan pendapatan yang kerap terjadi di lingkungan instansi pemerintahan. Ia menyatakan ketidakinginannya melihat profesi guru, yang memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter bangsa, justru mendapatkan apresiasi finansial yang lebih rendah dibandingkan posisi administratif atau teknis lainnya.

Baca Juga Riau Lumpuh Total: Pemadaman Listrik Masif Picu Gangguan Internet dan Kekacauan Lalu Lintas
Riau Lumpuh Total: Pemadaman Listrik Masif Picu Gangguan Internet dan Kekacauan Lalu Lintas

“Saya meminta dengan sangat agar kesejahteraan guru diperhatikan sebaik-baiknya. Jangan sampai terjadi ketimpangan di mana mereka yang bukan guru justru mendapatkan gaji yang lebih besar. Fokus utama kita adalah para PPPK Paruh Waktu dan GTT. Tolong dipastikan bahwa tahun depan gaji mereka naik, dan saya ingin ini menjadi tren yang meningkat setiap tahunnya agar guru-guru kita benar-benar sejahtera,” tegas Bobby disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Bobby menilai bahwa kesejahteraan finansial adalah fondasi utama agar para pendidik dapat fokus memberikan ilmu terbaik mereka tanpa harus terbebani oleh masalah ekonomi keluarga. Kenaikan gaji yang direncanakan secara tahunan ini diharapkan mampu memicu motivasi kerja yang lebih tinggi dan menekan angka perpindahan guru dari desa ke kota demi mencari penghasilan yang lebih layak.

Modernisasi Fasilitas dan Transformasi Digital di Sekolah

Selain fokus pada sisi kesejahteraan personal guru, Gubernur Sumatera Utara ini juga memberikan sorotan tajam pada infrastruktur dan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar. Menurut Bobby, mimpi besar untuk menciptakan generasi emas tidak akan terwujud jika fasilitas di sekolah masih tertinggal jauh dari perkembangan zaman.

Baca Juga Sengketa Izin Bus ALS di Balik Tragedi Muratara: Menakar Validitas Dokumen dan Taruhannya bagi Keselamatan Publik
Sengketa Izin Bus ALS di Balik Tragedi Muratara: Menakar Validitas Dokumen dan Taruhannya bagi Keselamatan Publik

“Pemerintah Provinsi harus memastikan fasilitas pembelajaran memadai. Kita tidak ingin anak-anak kita belajar dalam kondisi yang terbatas. Fasilitas adalah kunci untuk meningkatkan kemampuan siswa agar mereka tidak kalah saing di kancah nasional maupun internasional,” lanjutnya. Modernisasi laboratorium, ketersediaan akses internet yang stabil di sekolah, hingga pemutakhiran alat peraga edukatif menjadi poin-poin yang diminta untuk segera direalisasikan.

Bobby menambahkan bahwa peningkatan fasilitas ini sangat krusial untuk menjawab tantangan kurikulum dan metode pembelajaran terbaru yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan, yakni deep learning. Metode ini menuntut kedalaman pemahaman siswa terhadap suatu materi, yang tentunya membutuhkan dukungan alat bantu ajar yang canggih dan lingkungan sekolah yang kondusif.

Menjawab Tantangan ‘Deep Learning’ Melalui Penguatan Kompetensi

Konsep deep learning yang kini menjadi fokus nasional menjadi alasan kuat mengapa Bobby bersikeras meningkatkan standar pendidikan di Sumatera Utara. Ia menyadari bahwa tantangan global saat ini bukan lagi sekadar menghafal teori, melainkan bagaimana siswa mampu menganalisis dan menerapkan ilmu tersebut secara praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga Tragedi Berdarah di Leipzig: Mobil Hantam Kerumunan Warga, Dua Nyawa Melayang di Jantung Kota Jerman
Tragedi Berdarah di Leipzig: Mobil Hantam Kerumunan Warga, Dua Nyawa Melayang di Jantung Kota Jerman

“Langkah perbaikan fasilitas dan kesejahteraan ini kita ambil agar siswa-siswa kita mampu menjawab tuntutan deep learning. Kita ingin menciptakan lulusan yang kritis, kreatif, dan solutif. Hal itu hanya bisa terjadi jika gurunya tenang (sejahtera) dan alat bantunya lengkap,” ujarnya memaparkan visi pendidikan Sumut ke depan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang masih memiliki fasilitas minim untuk segera diberikan bantuan renovasi maupun pengadaan alat teknologi informasi. Hal ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah di pusat kota dengan sekolah di wilayah terpencil.

Respon Dinas Pendidikan Sumatera Utara: Target Kenaikan 2027

Menanggapi instruksi langsung dari Gubernur, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan kajian teknis dan penganggaran. Alexander mengonfirmasi bahwa arahan tersebut akan menjadi prioritas utama dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun mendatang.

“Kami akan segera menindaklanjuti arahan dari Pak Gubernur. Untuk tahun depan, kami pastikan gaji honorer guru PPPK Paruh Waktu dan tenaga kerja separuh waktu akan kita tingkatkan nilainya. Tim kami sedang menghitung besaran kenaikannya agar tetap sinkron dengan kemampuan fiskal daerah namun tetap memberikan dampak kesejahteraan yang signifikan bagi para guru,” jelas Alexander saat ditemui usai acara.

Baca Juga Siasat Licin ‘Body Wrapping’ Gagal Total: Kurir Sabu 2 Kg Tak Berkutik di Bandara Kualanamu
Siasat Licin ‘Body Wrapping’ Gagal Total: Kurir Sabu 2 Kg Tak Berkutik di Bandara Kualanamu

Alexander juga menambahkan bahwa proses kenaikan gaji ini akan dibarengi dengan evaluasi kinerja secara berkala. Hal ini bertujuan agar peningkatan kesejahteraan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pengajaran di dalam kelas. Dinas Pendidikan Sumut juga berjanji akan mempercepat proses administrasi pencairan agar tidak ada lagi keterlambatan gaji yang sering dikeluhkan oleh para guru honorer.

Harapan Baru Bagi Pendidikan di Sumatera Utara

Langkah progresif yang diambil oleh Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Bobby Nasution ini memberikan secercah harapan bagi masa depan pendidikan di Sumatera Utara. Dengan skema kenaikan gaji tahunan bagi PPPK Paruh Waktu dan GTT, profesi guru diharapkan kembali menjadi magnet bagi putra-putri terbaik daerah untuk mengabdi.

Masyarakat pun berharap agar kebijakan ini bukan sekadar janji politik di hari besar, melainkan sebuah komitmen jangka panjang yang konsisten dijalankan. Tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks menuntut pemerintah untuk terus berinovasi, tidak hanya dalam hal teknologi, tetapi juga dalam memanusiakan para pendidik yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga Masa Depan Andre Onana di Manchester United: Dilema Transfer dan Bayang-bayang Senne Lammens
Masa Depan Andre Onana di Manchester United: Dilema Transfer dan Bayang-bayang Senne Lammens

Melalui peringatan Hardiknas 2026 ini, Sumatera Utara mencoba mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa pendidikan adalah investasi termahal, dan investasi tersebut dimulai dengan menghargai mereka yang berdiri di depan kelas setiap pagi.

Siska Amelia

Siska Amelia

Penulis konten kreatif yang mengkhususkan diri pada topik gaya hidup, tren media sosial, dan pariwisata lokal. Siska fokus menghadirkan sisi humanis dan inspiratif dari setiap peristiwa harian.

Load more article →

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *