BBW Bali 2026: Surganya Buku Internasional Murah di Jantung Kuta, Fokus Bangun Literasi Anak Sejak Dini

Andre Pratama | KabarHarian
16 May 2026, 00:08 WIB
BBW Bali 2026: Surganya Buku Internasional Murah di Jantung Kuta, Fokus Bangun Literasi Anak Sejak Dini

KabarHarian — Geliat literasi di Pulau Dewata dipastikan akan kembali membara pada pertengahan tahun ini. Perhelatan pameran buku internasional terbesar di dunia, Big Bad Wolf (BBW) Books Indonesia, secara resmi mengumumkan jadwal kepulangannya ke Bali. Mengambil tempat di Discovery Mall Bali, Kuta, Badung, ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari penuh, mulai dari tanggal 25 Mei hingga 7 Juni 2026 mendatang.

Kehadiran BBW kali ini membawa misi yang lebih spesifik dan ambisius. Tidak sekadar menjual buku dengan harga miring, penyelenggara tahun ini secara sadar mengalokasikan porsi yang sangat besar, yakni mencapai 70 persen, untuk kategori buku anak-anak terbitan internasional. Langkah strategis ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya konkret dalam memupuk kebiasaan membaca pada generasi alfa sejak usia yang paling dini.

Misi Besar di Balik Dominasi Buku Anak

Country Director BBW Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, dalam sesi konferensi pers yang berlangsung pada Jumat (15/5/2026), mengungkapkan bahwa fokus besar pada literasi anak adalah kunci untuk membangun masa depan bangsa yang lebih cerdas. Menurutnya, buku anak terbitan internasional memiliki keunggulan kompetitif dari sisi inovasi yang mampu menarik minat anak-anak untuk jauh dari gawai dan lebih dekat dengan lembaran kertas.

Baca Juga 5 Variasi Resep Olahan Brokoli Lezat dan Rendah Kalori: Rahasia Diet Sehat Tanpa Rasa Bosan
5 Variasi Resep Olahan Brokoli Lezat dan Rendah Kalori: Rahasia Diet Sehat Tanpa Rasa Bosan

“Mengapa kami mengalokasikan 70 persen untuk buku anak? Fokus utama kami adalah ingin menambah jumlah pembaca buku baru. Kami percaya bahwa menjadikan membaca sebagai sebuah kebiasaan atau habit harus dimulai sejak kecil. Jika anak-anak sudah jatuh cinta pada buku, maka minat baca itu akan terus terbawa hingga mereka dewasa,” tutur Marthius dengan penuh optimisme.

Marthius menambahkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana bersaing dengan konten digital. Oleh karena itu, buku-buku yang dihadirkan di BBW Bali 2026 bukan sekadar buku teks biasa, melainkan buku-buku yang menawarkan pengalaman sensorik dan interaktif yang tidak bisa didapatkan dari layar perangkat elektronik.

Inovasi yang Menggugah Imajinasi: Lebih dari Sekadar Membaca

Salah satu daya tarik utama dari pameran kali ini adalah keberagaman format buku yang ditawarkan. Para orang tua akan menemukan berbagai jenis buku edukasi interaktif yang dirancang khusus untuk menstimulasi perkembangan otak anak. Salah satu yang paling diunggulkan adalah kategori sound book.

“Buku internasional untuk kategori anak-anak memiliki inovasi seperti sound book. Ini bukan hanya hiburan, tapi alat bantu yang efektif bagi anak-anak untuk melafalkan kosakata bahasa Inggris dengan benar sejak dini. Ini membantu mereka berbicara bahasa asing dengan lebih alami dan mudah,” jelas Marthius lebih lanjut.

Baca Juga Ancaman Penggusuran Kantor Bawaslu NTB: DPRD Desak Pemprov Segera Sediakan Fasilitas Alternatif Demi Kawal Demokrasi
Ancaman Penggusuran Kantor Bawaslu NTB: DPRD Desak Pemprov Segera Sediakan Fasilitas Alternatif Demi Kawal Demokrasi

Tak berhenti di situ, pengunjung juga akan dimanjakan dengan koleksi touch and feel book serta pop-up book yang memukau. Buku jenis ini memungkinkan anak untuk menyentuh berbagai tekstur dan melihat gambar tiga dimensi yang seolah keluar dari halaman buku. Stimulasi sensorik seperti ini dinilai sangat penting dalam meningkatkan imajinasi anak dibandingkan hanya melihat gambar datar. Inovasi-inovasi inilah yang menurut Marthius banyak ditemukan pada penerbitan luar negeri dan ingin dibagikan kepada masyarakat luas di Indonesia.

Mematahkan Stigma “Buku Impor Itu Mahal”

Selama ini, ada anggapan kuat di tengah masyarakat bahwa buku-buku berkualitas terbitan internasional selalu dibanderol dengan harga selangit dan sulit untuk dijangkau oleh kalangan ekonomi menengah ke bawah. Melalui gelaran BBW Bali 2026, stigma tersebut ingin dipatahkan secara total.

BBW berkomitmen membuka akses seluas-luasnya terhadap literasi berkualitas dengan menawarkan harga yang sangat kompetitif. “Kami ingin mematahkan anggapan bahwa buku internasional itu mahal. Di pameran nanti, harga buku akan dimulai dari angka Rp 5.000 saja. Kami ingin memastikan bahwa seluruh kalangan masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki akses yang sama terhadap buku-buku berkualitas dunia,” tegas Marthius.

Baca Juga Langkah Strategis Gianyar Menuju Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok: Upaya Menjaga Kualitas Pariwisata dan Kesehatan Masyarakat
Langkah Strategis Gianyar Menuju Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok: Upaya Menjaga Kualitas Pariwisata dan Kesehatan Masyarakat

Dengan harga yang sangat miring, diharapkan para orang tua di Bali dan sekitarnya bisa memborong koleksi bacaan untuk anak-anak mereka tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Ini adalah bagian dari kampanye literasi inklusif yang terus diusung oleh BBW Books Indonesia selama satu dekade terakhir.

Ruang Literasi yang Lebih Luas dan Beragam

Meskipun porsi buku anak sangat dominan, BBW Bali 2026 tetap menyediakan ruang bagi pembaca dewasa. Berbagai kategori populer tetap hadir untuk memenuhi dahaga intelektual para pengunjung. Mulai dari buku bertema self-development (pengembangan diri), healing, body and spirit, hingga kategori bisnis, arsitektur, dan hobi seperti musik dan otomotif.

Lokasi penyelenggaraan di Discovery Mall Bali pun tidak main-main. Dengan luas area pameran mencapai lebih dari 2.500 meter persegi, pengunjung dipastikan akan merasa nyaman saat menjelajahi ribuan judul buku yang tersedia. Area yang luas ini juga memungkinkan penataan buku yang lebih rapi berdasarkan kategori, sehingga memudahkan pengunjung menemukan buku yang mereka cari.

Selain itu, durasi pameran tahun ini juga mengalami perpanjangan. Jika biasanya BBW hanya digelar selama 11 hari, kali ini penyelenggara memberikan waktu ekstra hingga 14 hari. Hal ini dilakukan demi mengakomodasi antusiasme warga Bali yang diperkirakan akan membeludak, mengingat pameran ini merupakan edisi ketiga yang diadakan di Pulau Dewata dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Baca Juga Misteri Hilangnya Lansia di Tegallalang: I Made Yuda Ditemukan Selamat di Dasar Jurang Sungai Petanu Setelah Pencarian Dramatis
Misteri Hilangnya Lansia di Tegallalang: I Made Yuda Ditemukan Selamat di Dasar Jurang Sungai Petanu Setelah Pencarian Dramatis

Merayakan Satu Dekade Jejak Serigala di Indonesia

Penyelenggaraan BBW Bali 2026 ini juga menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan tahun ke-10 keberadaan Big Bad Wolf Books di Indonesia. Selama satu dekade, BBW telah menjadi magnet bagi para pecinta buku di berbagai kota besar di Indonesia dan turut berkontribusi dalam meningkatkan angka literasi nasional.

Bagi Anda yang berencana datang, pameran ini akan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WITA setiap harinya. Mengingat lokasinya yang berada di pusat pariwisata Kuta, pengunjung disarankan untuk datang lebih awal guna menghindari kepadatan lalu lintas dan agar memiliki lebih banyak waktu untuk memilih koleksi buku incaran.

Dengan kombinasi antara harga yang terjangkau, koleksi yang inovatif, dan durasi pameran yang lebih panjang, BBW Bali 2026 bukan sekadar bazar buku biasa. Ini adalah sebuah perayaan literasi, sebuah ruang di mana imajinasi anak-anak dipupuk, dan di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk menggenggam jendela dunia di tangan mereka. Jadi, siapkan diri Anda untuk berburu harta karun literasi di Kuta bulan Mei nanti!

Baca Juga Waspada Ancaman Virus Hanta: Dinkes NTB Perketat Pengawasan dan Imbau Warga Jauhi Tikus
Waspada Ancaman Virus Hanta: Dinkes NTB Perketat Pengawasan dan Imbau Warga Jauhi Tikus
Andre Pratama

Andre Pratama

Jurnalis lapangan yang berdedikasi meliput isu-isu regional dan peristiwa terkini di Indonesia. Memiliki minat mendalam pada isu kebijakan publik dan perkembangan infrastruktur di daerah.

Load more article →

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *