Kebakaran Hebat Hanguskan Indomaret Jempong Mataram: Kronologi dan Upaya Pemadaman Si Jago Merah

Andre Pratama | KabarHarian
03 May 2026, 12:07 WIB
Kebakaran Hebat Hanguskan Indomaret Jempong Mataram: Kronologi dan Upaya Pemadaman Si Jago Merah

KabarHarian — Suasana tenang di kawasan Jempong Baru, Kota Mataram, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Minggu pagi. Sebuah insiden kebakaran hebat dilaporkan melanda salah satu gerai retail ternama, Indomaret, yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela. Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba tersebut dengan cepat melalap isi bangunan, meninggalkan jejak kehancuran yang cukup signifikan bagi toko waralaba tersebut.

Kronologi Awal Kemunculan Api di Jempong Baru

Peristiwa yang mengejutkan warga sekitar ini terjadi saat aktivitas pagi baru saja dimulai. Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim redaksi KabarHarian, laporan pertama mengenai adanya api masuk ke pusat komando Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mataram pada pukul 06.16 WITA. Matahari yang baru saja menyingsing di ufuk timur langsung tertutup oleh kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari atap bangunan minimarket tersebut.

Lokasi kejadian yang berada tepat di sebelah perumahan BTN Kodya Asri membuat warga sekitar merasa was-was. Mengingat letaknya yang strategis dan padat penduduk, kekhawatiran akan merembetnya api ke bangunan lain sempat memicu kericuhan kecil di lokasi. Warga yang berada di sekitar lokasi segera bahu-membahu mencoba menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dijangkau sebelum armada pemadam tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga Drama Tengah Laut: Perjuangan Ibu Hamil Pecah Ketuban di Selat Lombok dan Aksi Heroik Kapal Putar Balik
Drama Tengah Laut: Perjuangan Ibu Hamil Pecah Ketuban di Selat Lombok dan Aksi Heroik Kapal Putar Balik

Respons Cepat Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram

Menanggapi laporan darurat tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram tidak membuang waktu. Kepala Dinas Damkar Kota Mataram, Rudi Suryawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung mengerahkan kekuatan penuh guna meminimalisir dampak kerusakan. Sebanyak empat unit armada mobil pemadam kebakaran dikirimkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah yang kian beringas.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota kami langsung bergerak cepat menuju lokasi Indomaret di Jalan Gajah Mada tersebut. Kami menurunkan sekitar 12 personel yang memiliki kualifikasi penanganan kebakaran gedung untuk memastikan api tidak meluas ke area pemukiman di sekitarnya,” ujar Rudi Suryawan saat memberikan keterangan resmi kepada media. Kecepatan respons ini menjadi kunci utama agar api tidak melahap struktur bangunan secara permanen.

Perjuangan Dua Jam Melawan Kobaran Api

Proses pemadaman ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Material di dalam minimarket yang didominasi oleh barang-barang plastik, kertas, dan bahan mudah terbakar lainnya membuat api sulit untuk dipadamkan dalam waktu singkat. Para petugas harus bekerja ekstra keras, masuk ke dalam kepulan asap yang menyesakkan dada untuk mencari titik api utama.

Baca Juga Ramalan Zodiak Keuangan 10 Mei 2026: Strategi Pisces Menghalau Hasutan dan Ketenangan Libra Membawa Berkah
Ramalan Zodiak Keuangan 10 Mei 2026: Strategi Pisces Menghalau Hasutan dan Ketenangan Libra Membawa Berkah

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, petugas akhirnya berhasil menguasai keadaan. Sekitar pukul 08.00 WITA, api dinyatakan benar-benar padam dan memasuki tahap pendinginan. Upaya pendinginan ini dilakukan guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi di bawah puing-puing bangunan yang bisa memicu kebakaran susulan. Beruntung, berkat profesionalisme petugas di lapangan, api berhasil diisolasi sehingga tidak merambat ke bangunan di sebelah kanan dan kiri gerai tersebut.

Kondisi Pasca-Kebakaran dan Investigasi Kepolisian

Pantauan langsung tim KabarHarian di lokasi menunjukkan pemandangan yang memprihatinkan. Bagian dalam toko tampak hangus menghitam. Rak-rak pajangan yang biasanya rapi berisi produk kebutuhan sehari-hari kini hanya menyisakan kerangka besi yang bengkok akibat suhu panas yang ekstrem. Plafon bangunan terlihat runtuh di beberapa titik, memperlihatkan skala kerusakan yang cukup parah.

Sebagai langkah pengamanan, pihak berwenang telah memasang garis polisi (police line) di sekeliling area minimarket. Hal ini dilakukan untuk menjaga status quo lokasi kejadian guna keperluan investigasi lebih lanjut. Beberapa barang yang berhasil diselamatkan, seperti tabung gas elpiji, tampak dipindahkan secara darurat ke area parkir untuk menghindari risiko ledakan susulan yang mungkin terjadi jika suhu di dalam ruangan masih tinggi.

Baca Juga Taman Rinjani Selong Gelap Gulita: Ancaman Keamanan dan Jeritan Pedagang di Jantung Lombok Timur
Taman Rinjani Selong Gelap Gulita: Ancaman Keamanan dan Jeritan Pedagang di Jantung Lombok Timur

Teka-teki Penyebab Kebakaran dan Kerugian Materiil

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari musibah kebakaran ini masih menjadi misteri yang tengah dipecahkan oleh tim ahli dari kepolisian dan Damkar. Spekulasi mengenai arus pendek listrik (korsleting) seringkali menjadi dugaan awal dalam kasus kebakaran retail, namun Rudi Suryawan menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil olah TKP keluar sepenuhnya.

“Terkait penyebab pastinya, kami masih melakukan penyelidikan mendalam bersama pihak berwenang. Kami juga belum bisa merilis angka pasti mengenai total kerugian materiil yang diderita oleh pemilik tempat usaha. Proses penghitungan aset dan stok barang yang terbakar sedang dilakukan oleh manajemen minimarket yang bersangkutan,” tambah Rudi. Namun, melihat tingkat kerusakan yang ada, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pentingnya Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Komersial

Tragedi yang menimpa Indomaret di Jempong ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya sistem proteksi kebakaran yang mumpuni pada bangunan-bangunan publik dan komersial. Minimarket yang beroperasi hampir 24 jam memiliki beban listrik yang besar, yang jika tidak dikelola dengan sistem keamanan yang baik, dapat memicu risiko kebakaran yang fatal.

Baca Juga Panduan Ala Ayuning Dewasa 21 Mei 2026: Hari Baik Membuka Lahan dan Pantangan Penting Menurut Kalender Bali
Panduan Ala Ayuning Dewasa 21 Mei 2026: Hari Baik Membuka Lahan dan Pantangan Penting Menurut Kalender Bali

Para ahli keselamatan kerja menyarankan agar setiap gerai retail memiliki alat pemadam api ringan (APAR) yang memadai dan berfungsi dengan baik, serta rutin melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala. Selain itu, pelatihan bagi karyawan dalam menangani keadaan darurat sangatlah krusial agar mereka tahu apa yang harus dilakukan saat pertama kali melihat percikan api sebelum menjadi besar.

Dampak bagi Masyarakat Sekitar

Selain kerugian materiil bagi pemilik toko, kebakaran ini juga berdampak pada kenyamanan warga sekitar dalam memperoleh kebutuhan pokok. Lokasi Indomaret Jempong Baru ini merupakan salah satu titik belanja favorit bagi penghuni BTN Kodya Asri dan mahasiswa di sekitar kampus yang ada di daerah Sekarbela. Penutupan sementara toko ini tentu memaksa warga untuk mencari alternatif tempat belanja lain yang mungkin jaraknya lebih jauh.

KabarHarian akan terus memantau perkembangan terbaru mengenai hasil investigasi kepolisian terkait insiden ini. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran di lingkungan masing-masing guna mencegah terjadinya dampak yang lebih besar. Kejadian ini menjadi alarm bagi seluruh pemilik usaha di Mataram untuk tidak mengabaikan prosedur keselamatan kebakaran demi kelangsungan bisnis dan keselamatan publik.

Baca Juga Tragedi di Bawah Jembatan Liliba Kupang: Menguak Tabir Kematian Fredolina Kikhau yang Bersimbah Darah
Tragedi di Bawah Jembatan Liliba Kupang: Menguak Tabir Kematian Fredolina Kikhau yang Bersimbah Darah
Andre Pratama

Andre Pratama

Jurnalis lapangan yang berdedikasi meliput isu-isu regional dan peristiwa terkini di Indonesia. Memiliki minat mendalam pada isu kebijakan publik dan perkembangan infrastruktur di daerah.

Load more article →

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *