Menuju Kasta Lebih Tinggi: Hasil Lengkap Drawing Liga 4 2026 dan Ambisi Makassar City di Grup B
KabarHarian — Panggung sepak bola akar rumput Indonesia kembali memanas seiring dengan pengumuman resmi hasil pengundian (drawing) putaran nasional Liga 4 musim 2026. Turnamen yang kini mengusung tajuk bergengsi Piala Presiden 2026 ini bukan sekadar ajang unjuk gigi, melainkan gerbang utama bagi tim-tim daerah untuk menembus kasta profesional yang lebih tinggi. Sebanyak 64 tim terbaik dari seluruh penjuru nusantara telah terbagi ke dalam 16 grup, masing-masing membawa mimpi besar untuk mengamankan satu dari enam tiket promosi ke Liga Nusantara musim depan.
Proses pengundian yang dilakukan secara transparan dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi PSSI pada Rabu (13/5/2026) ini menyisakan beragam cerita menarik. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah nasib wakil Sulawesi Selatan, Makassar City FC. Tim kebanggaan masyarakat Makassar ini dipastikan akan menghadapi tantangan berat setelah tergabung dalam Grup B yang dihuni oleh tim-tim dengan reputasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Fokus Grup B: Ujian Nyata Makassar City di Purwakarta
Berdasarkan hasil drawing tersebut, Makassar City FC akan melakoni babak 64 besar di Stadion Purnawarman, Purwakarta. Di grup ini, mereka akan bersaing ketat dengan Persemar Martapura, Paya Bakung United, dan Persebi Bima. Stadion Purnawarman yang dikenal memiliki atmosfer yang cukup intimidatif bagi tim tamu dipastikan akan menjadi saksi bisu perjuangan skuat asal Sulawesi Selatan tersebut untuk mencuri poin demi poin.
Makassar City FC datang dengan status sebagai salah satu tim unggulan dari wilayah timur. Namun, kehadiran Persemar Martapura dan Persebi Bima yang memiliki tradisi kuat dalam pembinaan pemain muda akan menjadi rintangan yang signifikan. Sementara itu, Paya Bakung United dikenal sebagai tim yang kerap memberikan kejutan dengan gaya permainan kolektifnya. Tim asuhan pelatih Makassar City harus benar-benar mematangkan strategi sebelum kick-off yang dijadwalkan akan berlangsung mulai 30 Mei hingga 11 Juli mendatang.
Format Kompetisi: Maraton Panjang Menuju Tiket Promosi
Menurut pantauan tim jurnalis KabarHarian, format yang diusung dalam Liga 4 musim ini tergolong sangat kompetitif dan menguras energi. Kompetisi dimulai dengan sistem home tournament dengan format single round robin. Artinya, setiap kesalahan kecil dalam satu pertandingan bisa berdampak fatal bagi peluang tim untuk melaju ke fase berikutnya.
Perjalanan menuju promosi terbagi menjadi beberapa tahapan krusial:
- Babak 64 Besar: Terdiri dari 16 grup, di mana hanya juara dan runner-up grup yang berhak mengantongi tiket ke babak 32 besar.
- Babak 32 Besar: Tim yang lolos akan kembali dibagi ke dalam 8 grup dengan komposisi masing-masing 4 tim. Format tetap menggunakan single round robin.
- Babak 16 Besar: Persaingan semakin mengerucut menjadi 4 grup. Di sini, mentalitas pemain akan benar-benar diuji sebelum memasuki fase pamungkas.
- Babak 8 Besar (Fase Penentuan): Ini adalah babak yang paling dinantikan. Delapan tim terbaik akan dibagi ke dalam dua grup. Juara dan runner-up dari masing-masing grup (total 4 tim) otomatis mendapatkan tiket promosi. Sementara itu, dua slot promosi tersisa akan diperebutkan oleh tim yang menduduki peringkat ketiga dari masing-masing grup.
Peta Kekuatan dan Sebaran Grup: Dari Banten Hingga Yogyakarta
Berikut adalah rincian lengkap hasil drawing putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 untuk Grup A hingga Grup H yang akan bertanding di berbagai stadion ikonik di Indonesia:
Grup A (Stadion Benteng Reborn, Tangerang)
- Villa 2000 BPS Badung
- Persiwah Mempawah
- Pesik Kuningan
- (Tim Ke-4)
Grup B (Stadion Purnawarman, Purwakarta)
- Persemar Martapura
- Paya Bakung United
- Makassar City FC
- Persebi Bima
Grup C (Stadion Gelora Satria, Banyumas)
- Balikpapan FC
- 757 Kepri Jaya
- Panua GFC
- Cimahi United
Grup D (Stadion Goentoer Daryono, Purbalingga)
- Persibangga Purbalingga
- Sylva Kalteng FC
- Wahana FC
- PS Kubu Raya
Grup E (Stadion Amarta, Magelang)
- Persma 1960
- Persebri Batanghari
- Nathan Lebak FC
- MRC Bulukumba
Grup F (Kawasan Magelang/Solo)
- PS Daygun
- PSN Ngada
- Persikotas
- Al Farlaky FC
Grup G (Stadion Sultan Agung, Bantul)
- Una Aha FC
- Persipegaf
- Persimaju Mamuju
- Binjai City
Grup H (Stadion Mandala Krida, Yogyakarta)
- Mataram Utama
- PSP Padang
- ASIOP FC
- Persenga Nganjuk
Pertempuran di Tanah Jawa Tengah dan Jawa Timur
Dominasi stadion-stadion di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai tuan rumah menunjukkan kesiapan infrastruktur di wilayah tersebut untuk menggelar ajang berskala nasional. Berikut adalah pembagian Grup I hingga Grup P:
Grup I (Stadion Kebogiro, Boyolali)
- Persebi Boyolali
- Persipani Paniai
- Persika 1951
- Persindra Indramayu
Grup J (Stadion Sriwedari, Solo)
- Wamena United
- Porsiba FC
- PSJS Jaksel
- Triple’s Kediri
Grup K (Stadion UNS, Solo)
- Persiker Keerom
- Celebest FC
- PS Mojokerto Putra
- Perslotim
Grup L (Stadion Ketonggo, Ngawi)
- Persinga Ngawi
- PS Tunas Muda
- Persada Sumbawa Barat Daya
- Harimau Indonesia
Grup M (Stadion Gelora Brantas, Kota Batu)
- Persikoba Kota Batu
- TS Saiburai
- Persigubin
- Persiharjo Sukoharjo
Grup N (Stadion R. Soedarsono, Pasuruan)
- Pasuruan United
- PSAP Sigli
- Bolsel FC
- Persigar Garut
Grup O (Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan)
- Persepam Pamekasan
- Persikos Kota Sorong
- Persak Kebumen
- Persipuncak Puncak Cartenz
Grup P (Jember Sport Garden, Jember)
- Persid Jember
- Golden FC Merauke
- Persemay Maybrat
- Persena Nagekeo
Harapan Baru bagi Sepak Bola Nasional
Liga 4 Piala Presiden 2026 ini bukan sekadar turnamen pelengkap dalam struktur kompetisi PSSI. Menurut beberapa analis olahraga, kehadiran Liga 4 menjadi sangat penting sebagai fondasi dasar pembinaan pemain di daerah yang selama ini jarang terpantau oleh radar pemandu bakat tim nasional maupun klub Liga 1. Dengan format yang lebih terstruktur dan cakupan tim yang lebih luas, diharapkan muncul bakat-bakat baru yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan.
Bagi tim seperti Makassar City FC, perjalanan ribuan kilometer menuju Purwakarta bukan hanya soal bertanding di atas lapangan hijau, melainkan soal membuktikan bahwa sepak bola Sulawesi memiliki daya saing yang tinggi. Dukungan penuh dari para pendukung setia yang mungkin tidak bisa hadir langsung di stadion namun tetap memberikan semangat melalui doa dan dukungan digital, diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Pertandingan pembuka yang akan dimulai pada akhir Mei mendatang diprediksi akan menyedot animo luar biasa, mengingat kerinduan masyarakat akan kompetisi kasta bawah yang berkualitas. Siapakah yang akan bertahan di tengah ketatnya jadwal dan beratnya persaingan? Dan mampukah Makassar City FC menembus dominasi tim-tim dari pulau Jawa? Mari kita nantikan bersama perjalanan panjang nan dramatis ini di Liga 4 2026.