Gebrakan GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika: 44 Pembalap Elite Siap Beradu Kecepatan, Tiket Mulai Rp 50 Ribu

Andre Pratama | KabarHarian
29 Apr 2026, 08:17 WIB
Gebrakan GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika: 44 Pembalap Elite Siap Beradu Kecepatan, Tiket Mulai Rp 50 Ribu

KabarHarian — Aspal panas Pertamina Mandalika International Circuit kembali bersiap menyambut deru mesin mobil-mobil super paling bergengsi di dunia. Perhelatan balap mobil internasional, GT World Challenge Asia 2026, dipastikan akan menggetarkan kawasan pariwisata di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 1 hingga 3 Mei 2026 mendatang. Kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu cepat biasa, melainkan panggung prestisius bagi mobil-mobil kelas GT3 yang merepresentasikan puncak teknologi otomotif global.

Mandalika Sebagai Kiblat Baru Balap Mobil GT di Asia

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, dalam keterangannya menegaskan bahwa Sirkuit Mandalika kini telah bertransformasi menjadi magnet bagi kompetisi internasional di luar MotoGP. GT World Challenge Asia 2026 akan mempertemukan tim-tim profesional dari berbagai belahan dunia yang akan bertarung dalam format single class (GT3). Format ini menjanjikan persaingan yang lebih ketat dan dramatis, karena seluruh mobil yang turun di lintasan memiliki standar performa yang setara.

Sebanyak 22 unit mobil GT3 dengan total 44 pembalap telah mengonfirmasi kehadiran mereka di tanah Lombok. Yang menarik dari ajang ini adalah kombinasi pembalapnya yang unik, di mana kategori balapan ini memadukan antara pembalap profesional dengan gentleman driver. Sistem klasifikasi pembalap pun dibagi secara ketat mulai dari kategori Platinum, Gold, Silver, hingga Bronze, untuk menjaga integritas dan sportivitas kompetisi di setiap lapnya.

Baca Juga Skandal Pecatan TNI di Mataram: Tipu Tiga Wanita dan Bawa Kabur Motor, Begini Modus Liciknya!
Skandal Pecatan TNI di Mataram: Tipu Tiga Wanita dan Bawa Kabur Motor, Begini Modus Liciknya!

Persiapan Matang di Balik Layar

Kepercayaan internasional terhadap Mandalika tidak datang begitu saja. Priandhi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan mendalam terhadap seluruh infrastruktur pendukung. Mulai dari kondisi aspal yang harus memiliki daya cengkeram optimal, marka lintasan yang presisi, hingga area kerb dan sistem keselamatan yang wajib memenuhi standar FIA (Fédération Internationale de l’Automobile).

“Seluruh elemen pendukung, mulai dari race control, sektor timing yang presisi, hingga kesiapan tim pemadam api, semuanya sudah dalam kondisi siaga 100 persen. Sirkuit Mandalika baru saja sukses menggelar Mandalika Racing Series pekan lalu, sehingga kami berada dalam ritme yang sangat baik untuk menyambut balapan GT ini,” ujar Priandhi saat ditemui tim KabarHarian di Mataram.

Fenomena Gentleman Driver dan Kehadiran Tokoh Internasional

Salah satu sisi paling menarik dari GT World Challenge Asia adalah profil para pembalapnya. Dari 44 nama yang akan memacu adrenalin, tidak semuanya murni atlet balap profesional. Banyak di antaranya adalah para pengusaha sukses dan pebisnis kelas kakap yang memiliki hasrat besar di dunia otomotif. Istilah gentleman driver merujuk pada para pebisnis ini yang seringkali membawa potensi investasi ke negara tempat mereka bertanding.

Baca Juga Drama Sidang Korupsi NTB: Saksi Kunci ‘Uang Siluman’ Hilang Misterius Jelang Persidangan
Drama Sidang Korupsi NTB: Saksi Kunci ‘Uang Siluman’ Hilang Misterius Jelang Persidangan

Laporan internal yang diterima KabarHarian menyebutkan bahwa salah satu peserta merupakan pemilik kasino terkemuka di Asia. Bahkan, tersiar kabar bahwa anggota keluarga Kerajaan Malaysia dijadwalkan akan ikut ambil bagian dalam kompetisi ini. Kehadiran mereka tentu bukan sekadar untuk balapan, melainkan juga untuk melihat potensi bisnis dan pariwisata di kawasan ekonomi khusus Mandalika.

Daftar Pabrikan Elit yang Turun di Aspal Mandalika

Tahun 2026 akan menjadi parade mobil-mobil impian. Berbagai pabrikan otomotif raksasa dunia dipastikan menurunkan model terbaiknya. Porsche menjadi pabrikan dengan jumlah entri terbanyak melalui model andalannya, 911 GT3 R. Mobil legendaris asal Jerman ini akan diterjunkan oleh tim-tim besar seperti Origine Motorsport, Porsche Center Okazaki, Phantom Global Racing, hingga Absolute Racing.

Tak mau kalah, BMW akan mengandalkan kekuatan M4 GT3 melalui Team Studie dan Team KRC. Sementara itu, Mercedes-AMG masih setia dengan GT3 Evo yang akan dipacu oleh Climax Racing dan Craft-Bamboo Racing. Ferrari, sang ikon Italia, akan diwakili oleh model 488 GT3 Evo di bawah bendera 33R Harmony Racing dan Garage 75. Nama besar lainnya seperti Lamborghini Huracán GT3 Evo, Audi R8 LMS GT3 Evo II, hingga Nissan GT-R NISMO GT3 juga dipastikan akan melesat membelah angin di lintasan sepanjang 4,3 kilometer tersebut.

Baca Juga Jadwal dan Panduan Lengkap SIM Keliling Badung 4 Mei 2026: Lokasi Strategis dan Estimasi Biaya
Jadwal dan Panduan Lengkap SIM Keliling Badung 4 Mei 2026: Lokasi Strategis dan Estimasi Biaya

Pembalap Kebanggaan Indonesia: Sean Gelael Jadi Sorotan

Dukungan publik tuan rumah diprediksi akan mengalir deras kepada Sean Gelael. Pembalap andalan Indonesia ini akan bergabung dengan tim Garage 75 di balik kemudi Ferrari. Selain Sean, nama David Tjiptobiantoro juga dipastikan ikut memanaskan persaingan. Kehadiran pembalap lokal yang telah memiliki reputasi internasional ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar otomotif di Tanah Air.

Rully Habibie, Vice President Business Development MGPA, mengungkapkan bahwa antusiasme mulai terasa dengan kedatangan unit-unit mobil balap di pelabuhan. “Mobil-mobil mulai berdatangan secara bertahap. Untuk Sean Gelael sendiri, dijadwalkan tiba pada Rabu malam. Kami sangat bersemangat melihat bagaimana para pembalap lokal kita bersaing dengan nama-nama besar dari Tiongkok, Hong Kong, dan Eropa,” tutur Rully kepada KabarHarian.

Mandalika Festival of Speed: Lebih dari Sekadar Balapan

Penyelenggara tidak ingin ajang ini hanya dinikmati oleh pecinta balap mobil saja. Oleh karena itu, konsep Mandalika Festival of Speed dihadirkan sebagai paket hiburan lengkap. Salah satu agenda yang mencuri perhatian adalah Kartini Race, sebuah balapan khusus perempuan yang digelar untuk merayakan semangat emansipasi di dunia motorsport yang selama ini didominasi oleh pria.

Baca Juga Menelusuri Jejak Rasa di Pesisir Klungkung: Mengungkap Rahasia Opokan dan Lempet, Duo Pepes Ikan Legendaris Khas Kusamba
Menelusuri Jejak Rasa di Pesisir Klungkung: Mengungkap Rahasia Opokan dan Lempet, Duo Pepes Ikan Legendaris Khas Kusamba

Selain itu, keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap menjadi prioritas. Meskipun skalanya lebih tersegmentasi dibandingkan MotoGP, MGPA tetap menyediakan ruang bagi produk-produk lokal untuk dipasarkan kepada para penonton dan kru tim internasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa dampak ekonomi dari acara ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar sirkuit.

Strategi Tiket Terjangkau untuk Rakyat

Salah satu kejutan terbesar dalam pengumuman kali ini adalah harga tiket masuk yang sangat terjangkau. Untuk kategori 3 Days Pass di Grandstand A, penonton hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 50.000. Harga ini sengaja dipatok rendah agar masyarakat umum bisa merasakan langsung atmosfer balapan internasional tanpa harus terbebani biaya tinggi.

Namun, bagi penonton yang mendambakan pengalaman eksklusif, tersedia kategori Royal Box dengan harga Rp 3.750.000 per orang. Bagi korporasi atau komunitas besar, tersedia paket grup maksimal 30 orang seharga Rp 75.000.000. Pemegang tiket premium ini akan mendapatkan fasilitas mewah seperti makan siang dan penyegaran, serta akses eksklusif ke area grid walk, pit walk, dan paddock.

Baca Juga Misteri Kematian dan Upaya Pencurian Gigi Paus Sperma di Pantai Nusasari Jembrana
Misteri Kematian dan Upaya Pencurian Gigi Paus Sperma di Pantai Nusasari Jembrana

“Dengan tiket premium, penonton bisa melihat langsung kesibukan kru mekanik di dalam garasi dan melihat mobil-mobil super ini dari jarak yang sangat dekat. Ini adalah pengalaman yang jarang bisa didapatkan di ajang balap lainnya,” tutup Rully Habibie penuh optimisme.

Hingga saat ini, laporan penjualan tiket menunjukkan tren positif dengan angka mencapai dua ribu lembar dalam waktu singkat. Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika siap menjadi babak baru dalam sejarah motorsport Indonesia yang lebih berwarna dan inklusif bagi semua kalangan.

Andre Pratama

Andre Pratama

Jurnalis lapangan yang berdedikasi meliput isu-isu regional dan peristiwa terkini di Indonesia. Memiliki minat mendalam pada isu kebijakan publik dan perkembangan infrastruktur di daerah.

Load more article →

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *