Duka Mendalam Virzha Melepas Kepulangan Ayahanda: Perjuangan Panjang Melawan Penyakit Komplikasi

Andre Pratama | KabarHarian
23 May 2026, 16:07 WIB
Duka Mendalam Virzha Melepas Kepulangan Ayahanda: Perjuangan Panjang Melawan Penyakit Komplikasi

KabarHarian — Suasana haru dan duka menyelimuti jagat hiburan tanah air, khususnya bagi keluarga besar penyanyi berbakat, Virzha. Kabar duka datang dari sang ayahanda, Rudianto, yang mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat, 22 Mei 2026, di tengah hari. Kepergian sang ayah meninggalkan celah yang dalam di hati Virzha, yang selama ini dikenal sangat dekat dan menghormati sosok pria yang menjadi pilar dalam hidupnya tersebut.

Rudianto berpulang pada usia 69 tahun setelah melewati serangkaian perjuangan medis yang cukup berat. Virzha, dengan nada suara yang bergetar namun tetap berusaha tegar, membagikan momen-momen terakhir saat dirinya mendampingi sang ayah berjuang melawan berbagai penyakit yang menggerogoti kesehatannya dalam beberapa waktu terakhir. Kepergian ini menjadi pukulan telak, mengingat sang ayah bukan hanya sekadar orang tua, melainkan juga mentor pertama yang memperkenalkan Virzha pada dunia seni.

Kronologi Kepergian dan Detik-Detik Terakhir

Menurut keterangan yang dihimpun oleh tim redaksi di lapangan, kondisi kesehatan Rudianto memang sudah menunjukkan penurunan yang sangat signifikan beberapa hari sebelum tutup usia. Serangan penyakit yang datang secara mendadak membuat pihak keluarga harus bertindak cepat dengan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang paling intensif.

Baca Juga Jadwal Pemadaman Listrik Bali Senin 11 Mei 2026: Cek Wilayah dan Estimasi Waktu Pemeliharaan
Jadwal Pemadaman Listrik Bali Senin 11 Mei 2026: Cek Wilayah dan Estimasi Waktu Pemeliharaan

“Sebenarnya riwayat sakitnya itu banyak, tapi saya tidak bisa menceritakannya satu per satu karena memang kondisinya cukup rumit. Yang pasti, Papa sempat mengalami empat serangan mendadak yang tergolong parah. Hingga akhirnya, Tuhan berkehendak lain dan Papa menutup usia di umur 69 tahun,” ungkap Virzha saat ditemui di rumah duka yang berlokasi di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Virzha menjelaskan bahwa sang ayah dinyatakan meninggal dunia tepat pada pukul 13.28 WIB. Kepulangan sang ayah terjadi setelah pihak keluarga mengerahkan segala daya dan upaya, mulai dari mencari fasilitas kesehatan terbaik hingga konsultasi dengan berbagai dokter spesialis, demi kesembuhan pria yang sangat mereka cintai tersebut.

Riwayat Penyakit: Dari Stroke Hingga Komplikasi Gagal Ginjal

Perjalanan medis almarhum Rudianto bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. Virzha mengungkapkan bahwa ayahnya telah lama berjuang melawan penyakit stroke. Sebagai seorang anak yang berbakti, Virzha tidak pernah menyerah. Ia bahkan sempat membawa ayahnya menjalani berbagai metode pengobatan, termasuk terapi akupunktur yang diharapkan bisa mengembalikan fungsi motorik sang ayah.

Baca Juga Kisah Inspiratif Nyoman Budi Arsa, Peternak Gen Z Asal Klungkung yang Sapinya Diborong Presiden Prabowo untuk Idul Adha
Kisah Inspiratif Nyoman Budi Arsa, Peternak Gen Z Asal Klungkung yang Sapinya Diborong Presiden Prabowo untuk Idul Adha

Namun, takdir berkata lain. Di tengah perjuangan melawan stroke, kondisi medis Rudianto semakin diperparah dengan adanya diagnosis baru di fase-fase akhir perawatannya. Organ ginjal sang ayah mulai mengalami kegagalan fungsi atau gagal ginjal, sebuah kondisi kritis yang membuat situasi medis menjadi semakin sulit untuk dikendalikan.

“Sempat saya bawa ke rumah sakit secara intens, bahkan sempat menjalani rawat jalan juga. Karena Papa menderita stroke, saya juga mengupayakan terapi akupunktur. Namun, di fase terakhir itu, Papa didiagnosis gagal ginjal. Kondisi itu yang akhirnya membuat nyawa Papa tidak dapat tertolong lagi,” jelas Virzha dengan penuh ketabahan.

Pasang Surut Kondisi Kesehatan di Rumah Sakit

Sebelum akhirnya berpulang, almarhum sempat menjalani perawatan inap selama satu minggu penuh di rumah sakit. Pada saat itu, harapan sempat membuncah di hati keluarga karena kondisi Rudianto menunjukkan tanda-tanda membaik. Dokter bahkan sempat memperbolehkan almarhum untuk pulang dan menjalani rawat jalan di rumah selama satu minggu.

Namun, kestabilan tersebut hanya bersifat sementara. Takdir seolah sedang menguji kesabaran keluarga ketika kondisi kesehatan Rudianto kembali merosot tajam (drop) secara tiba-tiba. Hal ini memaksa keluarga untuk segera melarikannya kembali ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan bantuan oksigen dan penanganan darurat lainnya.

Baca Juga Drama Kemanusiaan di Persawahan Gianyar: Bayi Laki-laki Ditemukan Selamat Usai Diduga Dibuang Sang Ibu
Drama Kemanusiaan di Persawahan Gianyar: Bayi Laki-laki Ditemukan Selamat Usai Diduga Dibuang Sang Ibu

“Dirawat kemarin sempat seminggu, terus rawat inap. Kemudian sempat rawat jalan selama seminggu di rumah karena kondisinya membaik. Tapi kemudian drop lagi, jadi dibawa lagi kemarin sore ke rumah sakit, sampai tadi siang akhirnya Papa berpulang,” tambahnya merinci kronologi waktu-waktu terakhir sang ayah.

Sosok Ayah sebagai Guru Musik Pertama bagi Virzha

Bagi Virzha, Rudianto bukan sekadar sosok ayah biologis. Di balik kesuksesan Virzha di industri musik Indonesia, ada peran besar sang ayah yang menjadi guru pertama baginya. Sejak kecil, Virzha telah diperkenalkan dengan berbagai referensi musik oleh sang ayah, yang membentuk karakter vokalnya yang khas seperti yang kita kenal sekarang.

Kenangan akan diskusi-diskusi kecil tentang nada dan melodi di ruang tamu rumah mereka menjadi memori yang akan selalu disimpan rapat oleh Virzha. Kehilangan ini tentu memberikan dampak emosional yang luar biasa, namun Virzha meyakini bahwa apa yang telah diajarkan ayahnya akan terus hidup melalui karya-karya musik yang ia ciptakan di masa depan.

Baca Juga Tragedi di Sumba Timur: Keluar Penjara, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil
Tragedi di Sumba Timur: Keluar Penjara, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil

Penghormatan Terakhir dan Pemakaman

Jenazah almarhum Rudianto telah dihantarkan ke tempat peristirahatannya yang terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Tangerang Selatan. Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh keluarga besar, kerabat dekat, serta sejumlah rekan sesama musisi yang datang memberikan dukungan moril bagi Virzha.

Beberapa rekan musisi tampak hadir memberikan penghormatan terakhir, menunjukkan betapa sosok almarhum dan keluarganya sangat dihormati di lingkungan pertemanan mereka. Isak tangis pecah saat jenazah perlahan dimasukkan ke liang lahat, menandai akhir dari perjalanan panjang seorang ayah, guru, dan sahabat bagi Virzha.

Pesan Virzha dan Ucapan Terima Kasih

Di akhir pertemuannya dengan awak media, Virzha menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa dan dukungan selama masa-masa sulit ini. Ia juga memohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan oleh almarhum semasa hidupnya, baik yang disengaja maupun tidak.

Meskipun diliputi kesedihan, Virzha berusaha untuk tetap profesional dan tegar. Ia menyadari bahwa hidup harus terus berjalan, dan cara terbaik untuk menghormati mendiang ayahnya adalah dengan terus berkarya dan menjadi pribadi yang membanggakan, sesuai dengan didikan yang ia terima sejak kecil.

Baca Juga Jadwal Salat Denpasar, Badung, dan Gianyar Hari Ini Jumat 8 Mei 2026: Panduan Lengkap Ibadah Tepat Waktu
Jadwal Salat Denpasar, Badung, dan Gianyar Hari Ini Jumat 8 Mei 2026: Panduan Lengkap Ibadah Tepat Waktu

Kisah perjuangan Rudianto melawan penyakitnya menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan dan menghargai setiap momen bersama orang-orang terkasih. Selamat jalan, Pak Rudianto. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan yang luar biasa.

Andre Pratama

Andre Pratama

Jurnalis lapangan yang berdedikasi meliput isu-isu regional dan peristiwa terkini di Indonesia. Memiliki minat mendalam pada isu kebijakan publik dan perkembangan infrastruktur di daerah.

Load more article →

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *