Menjelajahi Sisi Hijau Pulau Dewata: 5 Destinasi Agrowisata Petik Buah di Bali yang Wajib Masuk Daftar Liburan Anda

Andre Pratama | KabarHarian
15 May 2026, 10:08 WIB
Menjelajahi Sisi Hijau Pulau Dewata: 5 Destinasi Agrowisata Petik Buah di Bali yang Wajib Masuk Daftar Liburan Anda

KabarHarian — Selama ini, citra Bali selalu lekat dengan deretan pantai berpasir putih, deburan ombak yang menantang bagi para peselancar, hingga kelab malam yang tak pernah tidur di kawasan Kuta dan Seminyak. Namun, seiring dengan pergeseran tren wisata global menuju pengalaman yang lebih autentik dan menyatu dengan alam, Bali mulai memamerkan sisi lain yang tak kalah mempesona: agrowisata. Jauh dari hiruk-pikuk pusat kota yang padat, dataran tinggi Bali menawarkan ketenangan luar biasa melalui hamparan perkebunan hijau yang subur.

Mengunjungi wisata petik buah bukan sekadar tentang membawa pulang hasil panen, melainkan sebuah perjalanan sensorik. Bayangkan Anda menghirup udara pegunungan yang bersih, merasakan tekstur tanah di bawah kaki, dan memetik sendiri buah yang masih segar dari pohonnya. Aktivitas ini memberikan kepuasan batin tersendiri yang sulit didapatkan di pasar swalayan kota besar. Bagi keluarga, ini adalah momen edukasi yang sempurna untuk memperkenalkan anak-anak pada asal-usul makanan mereka. Bagi pasangan atau pelancong solo, ini adalah bentuk ‘healing’ terbaik untuk melepas penat dari rutinitas harian.

Baca Juga Jadwal Pemadaman Listrik Bali Senin 11 Mei 2026: Cek Wilayah dan Estimasi Waktu Pemeliharaan
Jadwal Pemadaman Listrik Bali Senin 11 Mei 2026: Cek Wilayah dan Estimasi Waktu Pemeliharaan

1. La Fresa: Mewahnya Stroberi Jepang di Pelukan Kintamani

Terletak di kawasan yang terkenal dengan pemandangan kalderanya, La Fresa hadir sebagai destinasi eksklusif bagi para pecinta stroberi. Berbeda dengan kebun stroberi pada umumnya, La Fresa berfokus pada budidaya stroberi premium varietas Jepang. Buah-buah di sini memiliki ukuran yang lebih besar, warna merah yang lebih pekat, serta tingkat kemanisan yang konsisten. Keunggulan ini menjadikan La Fresa sebagai primadona baru di kawasan Kintamani.

Sambil menenteng keranjang dan memilah buah terbaik, pengunjung akan ditemani oleh pemandangan megah Gunung Batur yang berdiri kokoh di kejauhan. Udara sejuk khas Bangli membuat aktivitas memetik tidak terasa melelahkan. Setelah puas memanen, Anda bisa bersantai di kafe yang tersedia. Di sana, berbagai olahan stroberi seperti dessert cantik, selai rumahan, hingga minuman segar siap memanjakan lidah. Lokasinya berada di Jalan Raya Penelokan Nomor 889, Batur Tengah, sebuah titik strategis yang mudah dijangkau saat Anda melakukan perjalanan ke arah utara Bali.

2. Moondy Strawberry Farm: Menikmati Kedamaian di Hamparan Bedugul

Bergerak ke arah barat laut menuju kawasan Bedugul yang ikonik, kita akan menemukan Moondy Strawberry Farm. Area ini sudah lama dikenal sebagai lumbung sayur dan buah di Bali berkat iklimnya yang dingin dan tanahnya yang subur. Moondy Strawberry Farm menawarkan area perkebunan yang sangat luas, memberikan keleluasaan bagi pengunjung untuk bereksplorasi tanpa harus merasa berdesakan dengan wisatawan lain.

Baca Juga Jadwal SIM Keliling Bali 19 Mei 2026: Lokasi di Badung, Buleleng, dan Jembrana Serta Panduan Lengkap Perpanjangan
Jadwal SIM Keliling Bali 19 Mei 2026: Lokasi di Badung, Buleleng, dan Jembrana Serta Panduan Lengkap Perpanjangan

Berada di jalur utama Jalan Raya Denpasar-Singaraja, Pancasari, tempat ini sangat cocok menjadi persinggahan sebelum atau sesudah mengunjungi Pura Ulun Danu Beratan. Dengan tarif masuk yang sangat terjangkau, pengunjung bisa merasakan sensasi menjadi petani sehari. Kualitas stroberi di sini sangat terjaga, dengan metode perawatan yang mengutamakan kebersihan. Suasana asri dan lanskap perbukitan hijau di sekelilingnya menjadikan Moondy sebagai lokasi favorit bagi mereka yang ingin mencari ketenangan sekaligus stok foto estetik untuk media sosial.

3. Wira Grape Sejahtera: Eksotisme Perkebunan Anggur di Utara Bali

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng, memiliki iklim mikro yang sangat cocok untuk budidaya anggur. Wira Grape Sejahtera adalah salah satu pelopor agrowisata anggur yang menawarkan pengalaman unik. Tidak tanggung-tanggung, di sini terdapat sekitar 26 jenis anggur yang dibudidayakan, mulai dari varietas lokal hingga bibit unggul yang didatangkan dari mancanegara.

Berlokasi di Banjar Dinas Uma, Patemon, Seririt, kebun ini menawarkan pemandangan barisan tanaman anggur yang bergelantungan dengan cantiknya. Namun, perlu dicatat bahwa wisata ini bersifat musiman. Karena anggur tidak berbuah sepanjang tahun, pengelola hanya membuka kunjungan saat masa panen tiba, biasanya di bulan Maret atau Juli. Sangat disarankan untuk memantau akun media sosial mereka sebelum datang agar tidak kecewa. Memetik anggur langsung dari rantingnya memberikan sensasi rasa yang jauh lebih ‘crunchy’ dan segar dibandingkan anggur yang sudah lama tersimpan di rak toko.

Baca Juga Jadwal Salat Denpasar, Badung, dan Gianyar Hari Ini 20 Mei 2026: Panduan Ibadah Tepat Waktu di Pulau Dewata
Jadwal Salat Denpasar, Badung, dan Gianyar Hari Ini 20 Mei 2026: Panduan Ibadah Tepat Waktu di Pulau Dewata

4. Abian Salak: Jejak Tradisi dan Inovasi di Desa Sibetan

Jika Anda mencari pengalaman agrowisata yang kental dengan nilai budaya dan pemberdayaan masyarakat, maka Abian Salak di Desa Sibetan adalah tujuannya. Desa Sibetan sudah lama menyandang gelar sebagai penghasil salak terbaik di Pulau Dewata. Di Abian Salak, pengunjung tidak hanya diajak memetik salak, tetapi juga masuk ke dalam ekosistem pelestarian tanaman tradisional yang dikelola secara kolektif oleh warga setempat.

Jenis salak yang paling dicari tentu saja adalah Salak Gula Pasir yang terkenal dengan rasa manisnya yang tajam dan daging buah yang renyah. Di sini, Anda juga bisa melihat bagaimana masyarakat mengolah salak menjadi produk bernilai tambah seperti keripik salak, madu salak, hingga minuman olahan lainnya. Konsep yang diusung adalah pariwisata berkelanjutan, di mana setiap kunjungan wisatawan berdampak langsung pada kesejahteraan petani lokal di Karangasem. Suasana pedesaan yang tenang dan keramah-tamahan penduduknya akan membuat Anda betah berlama-lama di sini.

5. Petik Jeruk Sendiri Budi: Kesegaran Alami dari Dataran Bangli

Bangli tidak hanya soal Kintamani, tetapi juga merupakan sentra jeruk yang luar biasa. Salah satu tempat yang direkomendasikan adalah Petik Jeruk Sendiri Budi yang berlokasi di kawasan Bayung Gede. Di kebun ini, pengunjung akan disambut dengan rimbunnya pohon jeruk yang berbuah lebat. Wangi bunga jeruk yang khas memberikan aroma terapi alami yang menenangkan saat Anda memasuki area perkebunan.

Baca Juga Kabar Gembira untuk Purna Tugas, 87 Mantan Kepala Desa di Lombok Timur Terima Kucuran Dana JHT Sebesar Rp 844 Juta
Kabar Gembira untuk Purna Tugas, 87 Mantan Kepala Desa di Lombok Timur Terima Kucuran Dana JHT Sebesar Rp 844 Juta

Jeruk-jeruk yang ada di sini memiliki karakter rasa manis-asam yang sangat seimbang, khas jeruk pegunungan Bali. Yang membuat tempat ini istimewa adalah adanya beberapa varietas jeruk langka yang mungkin sulit Anda temukan di pasar konvensional. Pengelola sangat ramah dalam memberikan arahan tentang cara memetik buah yang benar agar tidak merusak dahan pohon. Bagi Anda yang tidak sempat memetik namun ingin membawa oleh-oleh, tersedia juga lapak buah segar di pinggir jalan sekitar lokasi dengan harga yang sangat bersahabat.

Tips Memaksimalkan Pengalaman Agrowisata di Bali

Agar perjalanan wisata petik buah Anda berjalan lancar dan berkesan, KabarHarian merangkum beberapa tips penting untuk diperhatikan. Pertama, datanglah di pagi hari sekitar pukul 09.00 Wita. Selain udara yang masih sangat segar, pencahayaan matahari pagi juga sangat bagus untuk keperluan fotografi. Kedua, pastikan Anda menggunakan pakaian yang nyaman dan alas kaki yang tidak licin, karena terkadang jalanan di kebun bisa sedikit lembap atau berlumpur setelah hujan.

Ketiga, selalu tanyakan kepada pengelola mengenai bagian mana yang boleh dipetik. Hal ini penting untuk menjaga keberlangsungan tanaman dan memastikan Anda hanya mengambil buah yang benar-benar sudah matang sempurna. Terakhir, jangan lupa membawa tabir surya dan topi, meski udaranya sejuk, sinar matahari pegunungan bisa cukup menyengat kulit. Dengan mengunjungi destinasi agrowisata ini, Anda bukan hanya sekadar berwisata, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung ekonomi kerakyatan dan pelestarian lingkungan di Bali.

Baca Juga Jadwal Lengkap SIM Keliling Badung dan Tabanan 8 Mei 2026: Panduan Strategis Perpanjangan Tanpa Antre
Jadwal Lengkap SIM Keliling Badung dan Tabanan 8 Mei 2026: Panduan Strategis Perpanjangan Tanpa Antre
Andre Pratama

Andre Pratama

Jurnalis lapangan yang berdedikasi meliput isu-isu regional dan peristiwa terkini di Indonesia. Memiliki minat mendalam pada isu kebijakan publik dan perkembangan infrastruktur di daerah.

Load more article →

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *